Senin, 05 Februari 2024

Kisah dua pemuda Anshar yang membunuh Abu Jahal

Di riwayatkan dari Abdurrahman bin Aul

Ketika aku berdiri di tengah-tengah barisan sewaktu peperangan Badar aku menoleh ke kanan dan kekiri,tiba-tiba aku melihat dua pemuda Anshar yang masih remaja, lalu aku bergabung dengan mereka berdua. Salah satu dari mereka memberi isyarat dan bertanya kepadaku;

''wahai paman, apakah paman mengenal Abu Jahal?''

''ya, aku mengenalnya, kenapa kamu menginginkannya wahai anak muda?''

''aku pernah di beritahu bahwa Abu Jahal pernah memaki Rasulullah ,demi dzat yang jiwaku berada dalam kekuasaannya, sekiranya aku melihat Abu Jahal maka aku akan bertanding dengannya satu lawan satu, hingga terbukti siapa yang akan mati terlebih dahulu.''

Aku begitu kagum dengan tekad dan semangat pemuda tersebut, kemudian pemuda yang satu lagi juga berkata demikian kepadaku.

Tidak berapa lama, kemudian aku melihat Abu Jahal muncul dari kejauhan dan mondar mandir di antara orang banyak, lalu aku mengatakan kepada kedua pemuda itu;

''bukankah sekarang kalian melihat Abu Jahal?, itulah dia lawan yang kalian berdua tanyakan''.

Tanpa menunda waktu sedikitpun mereka mendekati Abu Jahal dan menghunuskan pedang sehingga Abu Jahal meninggal pada waktu itu juga.

Dan kemudian mereka menemui Rasulullah  dan memberitahukan kepada nabi kalau mereka sudah membunuh Abu Jahal.Lalu nabi bertanya;

''sebenarnya siapa di antara kalian berdua yang telah membunuhnya?.

Dan mereka berdua mengaku sebagai pembunuhnya. Lalu Rasulullah bertanya lagi;

''apakah pedang kalian sempat di tepisnya?.- tidak (jawab mereka)

Kemudian Rasulullah memeriksa pedang, setelah selesai di periksa Rasulullah berkata;

''kalian berdua telah membunuhnya''.

Akhirnya Rasulullah  memutuskan bahwa harta orang yang terbunuh adalah milik mereka berdua yaitu Muaz bin Amru bin Al-Jamuh dan Muaz bin Afra (nama kedua pemuda tersebut)






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sepenggal kisah

{ 1 } pagi ini begitu cerah, aku berangkat sekolah dengan penuh semangat karena ini hari pertamaku menjadi siswi menengah pertama.,karena in...