Pada suatu hari dengan pedang terhunus Umar bin Khatab berjalan menuju Darul Arqam (tempat baginda Rasulullah berkumpul dengan sahabat) melihat wajahnya yang beringas matanya yang nanar orang tentu sudah paham/mengerti bakal terjadi pembunuhan..dalam perjalanan Umar bertemu dengan Nu'ain bin Abdillah
''mau kemana Umar?
''mau membunuh itu! si murtad itu.
''si murtad yang mana?
''yang mana lagi, ituuu!.. yang memecah belah kita, yang menghina berhala-hala kita.,menjelek-jelekan tradisi nenek moyang dan keturunan kita, siapa lagi kalau bukan Muhammad.
''Umar..! ga salah?
''tidak salah lagi.
''salah Umar! jawab Nu'ain
''salah kenapa?
''apa kamu ga malu!, kamu ingin membunuh Muhammad sementara adikmu sendiri Fatimah sudah menjadi pengikut Muhammad''
Mendengar ini, muka yang tadi sudah merah karena marah berubah menjadi kelabu 😂bukan main marahnya Umar bin Khatab., orang lain ia kejar-kejar.,adek sendiri malah jadi pengikut Muhammad dan dia tidak jadi menuju Darul Arqam tapi dia langsung menuju rumah Fatimah dan di rumah Fatimah ada Fatimah dan suaminya Sahid bin Sayyid serta sahabat Habab Ibnul Haraj ...mereka sedang membaca al qur'an
Sesampainya di rumah Fatimah Umar langsung mengetuk pintu..
''siapa di luar?
''Umaaar!...
sahabat yang namanya Habab Ibnul Haraj... langsung lari ke belakang pintu saking ketakutan mendengar umar datang dan mulutnya komat kamit membaca do'a minta pertolongan Allah sedangkan Fatimah sedang membaca suhuf lalu menyembunyikan di belakang bajunya.
''fatimah
''iya bang!
''apa benar berita yang saya dengar?
''berita apa bang!
''bahwa kamu sudah masuk Islam?
''Andai kata Muhammad benar,, bagaimana?
''sudahlah.!jangan bertele-tele, tinggal jawab saja benar apa tidak kalau kamu sudah masuk Islam!
''iya.,
Umar langsung menampar fatimah dan darah mengalir dari hidung fatimah .,sementara suami fatimah Sahid bin Sayyid mencoba melindungi fatimah, di pegang lehernya di banting di duduki...namun demikian suara kebenaran keluar dari mulut Fatimah.
''Umar mengapa engkau memukul orang yang bersaksi tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad utusan Allah, apakah engkau menganiaya seseorang yang terpanggil untuk mengikuti kebenaran, manusia macam apa engkau Umar?
Umar memang orang keras tapi hatinya mudah menerima kebenaran dan mendengar perkataan Fatimah Umar langsung terdiam sambil merenung dan dia meminta suhuf yang di sembunyikan Fatimah
''apa.? yang engkau sembunyikan di balik bajumu itu?
''suhuf
''apa itu suhuf
''lembaran al qur'an
''coba aku lihat
''ga boleh
''kenapa?
''kamu kotor, orang kotor ga boleh pegang al qur'an
''saya mau liat
''ga boleh, kalau kamu mau lihat mandi dulu!
Dan Umar mengikuti perkataan adiknya , lalu dia mengambil suhuf dan membacanya.,kebetulan Umar membaca surat thoha ayat pertama yang artinya ;
''tidaklah aku turunkan al quran ini untuk bikin sukar manusia melainkan merupakan pengingat bagi orang-orang yang takut kepada Allah''
dan Umar lanjut membaca ayat 14 yang artinya ;
''sesungguhnya akulah Allah tidak ada Tuhan melainkan aku maka hendaknya hanya kepadakulah engkau menyembah, dirikanlah shalat untuk mengingat aku, sesungguhnya kiamat itu pasti akan datang yang sengaja waktunya kami tidak beritahukan kepada kamu semua, untuk kami balas setiap orang tentang apa saja yang sudah kamu lakukan di dunia ini.
dan setelah membaca ayat ini tangan Umar gemetar dan hatinya tergetar lalu berkata dalam hatinya ''ah ini tidak main-main, saya belum pernah menemukan ajaran semacam ini dan tidak patut orang yang punya kitab suci seperti ini saya musuhi ''...dia langsung bertanya pada Fatimah
''hai Fatimah, Muhammad....dimana Muhammad?
''saya tidak akan memberitahukan kepada mu!
''dimana?
''saya tidak akan memberitahu kamu kalau niatmu ingin mencelakakan Muhammad , lebih baik kamu membunuh saya''
''sama sekali saya tidak akan mencelakakan dia fatimah., kasih tahu saja, dimana Muhammad?
''darul arqam
bergegas dia menuju Darul Arqam dan di sana juga ada Saydina Hamzah bersama Rasulullah yang juga terkenal jawara di kaum Qurais.
''siapa di luar''
''Umaaar!.
yang di dalam langsung kaget mendengar siapa yang datang dan bakal ada bencana ini tapi Rasulullah menenangkan sahabat
''tenang!.mudah-mudahan ada hikmahnya''
dan Saydina Hamzah berkata;
''bukakan pintu kalau niatnya baik kita terima, kalau niatnya tidak baik saya paling depan.
pintu di bukakan dan Umar masuk langsung merangkul Rasulullah sambil mengucapkan syahadat ;
''saya bersaksi tidak ada Tuhan selain Allah dan saya bersaksi bahwa engkau Muhammad adalah utusan Allah''
Sahabat semuanya bertakbir ; '' AllahhuAkbar AllahhuAkbar AllahhuAkbar''
dan kegembiraan meliputi suasana saat itu karena Umar adalah hambatan terbesar bagi umat Islam kala itu dan setelah masuk Islam Umar tetap dengan sikap tegasnya dalam membela agama Islam.
kutipan ceramah ; KH Zainuddin MZ