Diriwayatkan dari Aisyah istri Rasulullah ﷺ
Pertama Rasulullah ﷺ menerima wahyu telah terjadi dalam bentuk mimpi, Nabi mendapati mimpi tersebut sebagaimana munculnya keheningan fajar subuh yang menyebabkan Nabi suka menyendiri. Nabi biasanya menyepi di Qua Hira’,di sana Rasulullah ﷺ beribadah dengan mengabdikan diri kepada Allah,.Setelah beberapa hari berada di sana Nabi pulang kepada Khadijah,mengambil perbekalan untuk beberapa malam dan keadaan ini terus berlanjut sehingga
Nabi menerima wahyu
Ketika berada di qua Hira’, wahyu tersebut di sampaikan oleh malaikat Jibril
Malaikat Jibril berkata, ‘’bacalah wahai Muhammad,
Nabi bersabda ‘’saya
tidak bisa membaca’’.
Rasulullah ﷺ bersabda,
‘’malaikat kemudian memegang aku dan memelukku erat-erat sehingga aku kembali
pulih dari ketakutan.
kemudian malaikat
melepasku dan berkata,’’bacalah wahai Muhammad’’,
Nabi sekali lagi
bersabda, ‘’ aku tidak bisa membaca,’’
Rasulullah ﷺ bersabda
,’’kemudian malaikat memegang aku untuk kedua kalinya lalu memeluk ku erat-erat
sehingga aku Kembali pulih dari ketakutan,
malaikat selanjutnya
melepasku dengan berkata,’’bacalah wahai Muhammad’’,
nabi bersabda,’’aku
tidak bisa membaca’’,
Rasulullah ﷺ
bersabda,’’kemudian malaikat memegang aku untuk yang ketiga kalinya serta
memelukku erat-erat sehingga aku Kembali pulih dari ketakutan.kemudian
malaikat melepaskan aku dan membaca firman Allah,
اِقْرَﺁبِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِيْ خَلَقَ .١ خَلَقَ الْاِنْسَانَ مِنْ عَاَقٍ .٢ اِقْرَﺁْوَرَبُّكَ اْلاَكْرَمُ .٣ الَّذِيْ عَلَّمَ بِاْلقَاَمِ .٤ عَلَّمَ اْلاِنْسَانَ مَالَمْ يَعْلَمْ ه
’’bacalah (wahai
Muhammad) dengan menyebut nama Tuhan mu yang menciptakan.dia telah menciptakan
manusia dari segumpal darah.,bacalah dan tuhanmulah yang maha pemurah, yang
mengajar manusia dengan perantara kalam, dia mengajar kepada manusia apa yang
tidak di ketahuinya’’.(QS Al ‘Alaq 1-5)
Setelah itu nabi pulang
dalam keadaan ketakutan ke pangkuan Khadijah,
Nabi berkata,’’selimuti
aku, selimuti aku’’,
lalu Khadijah
menyelimuti nabi hingga hilang rasa takut dalam diri nabi.
Nabi kemudian bersabda
kepada Khadijah,’’wahai Khadijah apakah yang
telah terjadi pada diriku?’’
Nabipun menceritakan
seluruh peristiwa yang telah terjadi,
Nabi bersabda
lagi,’’aku takut terjadi sesuatu pada diriku’’,
khadijah terus
menghibur nabi dengan berkata,’’demi Allah tidak akan terjadi apa-apa’’,.Allah
tidak akan membuat mu hina,karena engkau selalu menyambung tali
persaudaraan,berbicara benar,menolong fakir miskin,menghormati tamu dan
membantu orang-orang yang terkena musibah.’’
Khadijah mengajak nabi pergi
untuk menemui Waraqah Bin Naufal bin Assad bin Abdul Uzza sepupu Khadijah.
Waraqah adalah orang yang beragama Nasrani pada masa jahiliyah dan pernah
menulis kitab Injil dalam Bahasa ibrani sebanyak yang di kehendaki oleh
Allah.,ketika itu Waraqah telah tua dan
buta,
Khadijah berkata
kepadanya,’’wahai sepupuku dengarlah kata sepupumu ini (Muhammad) dan
Waraqah bin Naufal
berkata,’’wahai anak saudaraku apakah yang telah terjadi?’’
Rasulullah ﷺ
menceritakan semua peristiwa yang beliau alami, mendengar peristiwa itu
Waraqah berkata,’’dia
itu an- Namus(Jibril) yang telah di utus oleh Allah kepada nabi Musa.betapa
seandainya aku masih muda dan masih hidup Ketika nanti kaummu mengusirmu!,
Rasulullah ﷺ
bertanya,’’apakah mereka akan mengusirku?,
Waraqah menjawab,’’ya, tidak ada laki-laki yang menyampaikan wahyu seperi yang kau bawa itu melainkan akan di musuhi.seandainya aku masih hidup Ketika nanti kau di usir niscaya aku akan membelamu dengan segenap kemampuan ku.dan tak lama kemudian Waraqah wafat dan wahyupun tidak turun dalam beberapa waktu.
Dan dari Riwayat lain,
di wirayatkan dari Jabir bin Abdullah Al Ansari
Rasulullah ﷺ
menceritakan tentang masa terhentinya wahyu untuk sementara waktu
Nabi bersabda,’’ketika aku berjalan-jalan,tiba-tiba aku mendengar suara dari langit,aku mendongakkan kepala ku,ternyata malaikat yang pernah mendatangiku di Qua Hira’ sedang duduk di atas kursi terapung-apung di antara langit dan bumi.sehingga aku merasa takut, lalu akupun pulang dan kemudian aku ceritakan kepada keluargaku, ‘’selimuti aku, selimuti aku’’.
Setelah
aku di selimuti, Ketika itulah allah menurunkan ayat
يٰاَيُّهَاالْمُدَّثِّرُ .١ قُمْ فَاَنْذِ ر .٢ وَرَبَّكَ فّكَبِّرْ .٣ وَثِيَابَكَ فَطَهِّرْ .٤ وَالرُّجْزَفَاهْجُرْ .٥
''Hai orang yang berselimut, bangunlah, lalu berilah peringatan dan tuhanmu agungkanlah!, dan pakaianmu bersihkanlah!, dan perbuatan dosa tinggalkanlah.(Al Mudatsir. 1-5)
Setelah itu wahyu
sering turun silih berganti.
Shahih Bukhari Muslim